<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-417671072084502718</id><updated>2012-01-11T17:04:49.231+07:00</updated><title type='text'>"SUARA MINORITAS"</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Red Ribbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18298098843241404683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SfAumYrDypI/AAAAAAAAAC4/ZCUpavDa_C8/S220/Untitled-1+copy.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>23</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-417671072084502718.post-2883628633643807706</id><published>2012-01-06T11:50:00.000+07:00</published><updated>2012-01-06T11:50:17.856+07:00</updated><title type='text'>COLDPLAY ALBUM</title><content type='html'>&lt;a href="&lt;iframe src="http://rcm.amazon.com/e/cm?t=sm0c5d-20&amp;o=1&amp;p=8&amp;l=as1&amp;asins=B005XOPEOU&amp;ref=tf_til&amp;fc1=000000&amp;IS2=1&amp;lt1=_blank&amp;m=amazon&amp;lc1=0000FF&amp;bc1=000000&amp;bg1=FFFFFF&amp;f=ifr" style="width:120px;height:240px;" scrolling="no" marginwidth="0" marginheight="0" frameborder="0"&gt;&lt;/iframe&gt;"&gt;&lt;iframe src="http://rcm.amazon.com/e/cm?t=sm0c5d-20&amp;o=1&amp;p=8&amp;l=as1&amp;asins=B005XOPEOU&amp;ref=tf_til&amp;fc1=000000&amp;IS2=1&amp;lt1=_blank&amp;m=amazon&amp;lc1=0000FF&amp;bc1=000000&amp;bg1=FFFFFF&amp;f=ifr" style="width:120px;height:240px;" scrolling="no" marginwidth="0" marginheight="0" frameborder="0"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/417671072084502718-2883628633643807706?l=redribbonmelodic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/feeds/2883628633643807706/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=417671072084502718&amp;postID=2883628633643807706' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/2883628633643807706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/2883628633643807706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/2012/01/coldplay-album.html' title='COLDPLAY ALBUM'/><author><name>Red Ribbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18298098843241404683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SfAumYrDypI/AAAAAAAAAC4/ZCUpavDa_C8/S220/Untitled-1+copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-417671072084502718.post-5155552461002375781</id><published>2011-06-14T13:54:00.000+07:00</published><updated>2011-06-14T13:54:13.020+07:00</updated><title type='text'>Air....Tidak Lagi Mengalir Sampai Jauh</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-5cVz5gkLEqY/TfcFbc3Aw0I/AAAAAAAAAEk/y_DCYNuQbRo/s1600/air%2Bterjun.JPG" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-5cVz5gkLEqY/TfcFbc3Aw0I/AAAAAAAAAEk/y_DCYNuQbRo/s320/air%2Bterjun.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Oi!&lt;/b&gt; Bro and Sist...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air sangat berguna bagi kita, di dalam kehidupan sehari-hari..kita sangat bergantung dengan air, untuk minum, memasak, mandi, cuci, dsb. Sangatlah senang jika kita dapat menggunakan air yang sehat yang dapat dipakai untuk kebutuhan tubuh dan sehari-hari kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini kebutuhan air kita terasa semakin menipis. Banyak air yang sudah tercemar oleh limbah-limbah rumah tangga dan industri, bisa kita lihat di saluran air, kali dan sungai. Sampah, busa ditejen, genangan minyak menghiasi air yang mengalir di kali/sungai. Ditambah lagi, media serapan air juga dipergunakan untuk kebutuhan pembangunan, pohon-pohon di hutan ditebang, taman-taman kecil di perkotaan sudah jarang bisa ditemukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambah lagi ulah manusia yang mengambil fungsi dan keberadaan air menjadi privatisasi oleh penguasa dan pemilik modal. Banyak masyarakat yang dirugikan karena hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang mengambil langsung dari sumber mata air di daerah-daerah. Ini menyebabkan berkurangnya sumber mata air yang ada, karena telah dikuasai oleh AMDK tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan Undang-undang Nomor 7 tahun 2004, tentang sumber daya air pasal 5 menyatakan, “bahwa Negara menjamin hak setiap orang untuk mendapatkan air bagi kebutuhan pokok sehari-hari guna memenuhi kebutuhannya yang sehat, bersih dan produktif”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya, kebijakan ini lebih ditelaah lagi tentang hak setiap orang mendapatkan air untuk kebutuhan hidupnya. Setelah fungsi dan keberadaan air di privatisasi oleh penguasa dan pemilik modal. Kekhawatiran timbul di masyarakat yang tinggal disekeliling mata air tersebut, karena AMDK banyak mengambil air dari sumber mata air yang tidak sesuai kebutuhan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/417671072084502718-5155552461002375781?l=redribbonmelodic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/feeds/5155552461002375781/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=417671072084502718&amp;postID=5155552461002375781' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/5155552461002375781'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/5155552461002375781'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/2011/06/airtidak-lagi-mengalir-sampai-jauh.html' title='Air....Tidak Lagi Mengalir Sampai Jauh'/><author><name>Red Ribbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18298098843241404683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SfAumYrDypI/AAAAAAAAAC4/ZCUpavDa_C8/S220/Untitled-1+copy.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-5cVz5gkLEqY/TfcFbc3Aw0I/AAAAAAAAAEk/y_DCYNuQbRo/s72-c/air%2Bterjun.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-417671072084502718.post-3529982532455712453</id><published>2011-06-07T15:41:00.000+07:00</published><updated>2011-06-07T15:41:43.550+07:00</updated><title type='text'>Pengemasan Berita Media Menimbulkan Ketakutan</title><content type='html'>&lt;b&gt;Oi!&lt;/b&gt; Bro and Sist...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media elektronik dan cetak sangatlah membantu dalam memberitakan kabar-kabar terkini kepada setiap orang. Kita jadi tidak ‘buta’ dengan apa yang terjadi, karena media selalu menyuguhkan dan memberikan kabar-kabar terbaru menenai hal-hal yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita-berita menarik dapat disimak, mulai dari gosip sampai baju terbaru.Hal ini dinikmati pemirsa dari Sabang sampai Merauke di tanah air kita Indonesia tercinta ini. Berita di kemas menarik oleh pihak stasiun televisi, semuanya dibuat untuk menyuguhkan pemberitaan yang baik untuk masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang pemberitaan sangat membantu masyarakat untuk memilih dan memilah berita yang telah disampaikan, tapi terkadang berita juga memberikan doktrin dan ketakutan bagi masyarakat. Beberapa berita yang dikemas dan disuguhkan oleh stasiun televisi membuat timbulnya ketakutan di tengah-tengah masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa tayangan pemberitaan, yang dikemas secara penuh menyampaikan makanan-makanan yang dibuat secara tidak semestinya, dalam pemberitaannya...makanan tersebut dicampur oleh bahan-bahan kimia yang tak layak di konsumsi oleh tubuh manusia. Memang berita seperti membantu kita untuk lebih berhati-hati dalam memilih, membeli dan mengonsumsi makanan yang diperjual-belikan, tapi...sadarkah kita, ternyata dari pemberitaan tersebut..banyak usaha pedagang kecil yang mati, dikarenakan masyarakat mempunyai pandangan, memukul rata dan ketakutan yang timbul, disebabkan oleh pemberitaan yang disampaikan tentang makanan yang tidak layak konsumsi yang sebenarnya, tidak semua pedagang kecil melakukan hal tersebut hanya sekedar untuk mengambil keuntungan semata. Ada juga pemberitaan tentang perilaku-perilaku orang-orang yang menggunakan narkotika, menjajakan seks (berita ini yang di anggap amoral).  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang pemberitaan mengenai sesuatu hal, akan mengakibatkan kerugian bagi pihak lain yang belum tentu melakukan hal tersebut. Sepertinya, kita harus lebih arif lagi dalam menyampaikan berita-berita, agar tidak menimbulkan dampak ketakutan bahkan ‘membunuh’ orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya, kita mencoba menggali...kenapa mereka melakukan hal itu, menurut hemat saya...tidak ada orang yang ingin mencelakakan orang lain, karena manusia di lahirkan pada dasarnya baik. Tapi, karena ada pemiskinan, sistem yang menindas dan akhirnya mengorbankan orang-orang yang mereka harus mengambil keputusan yang berat dalam menjalankan kehidupannya. Seharusnya kita membantunya, bukan malah menyudutkannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/417671072084502718-3529982532455712453?l=redribbonmelodic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/feeds/3529982532455712453/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=417671072084502718&amp;postID=3529982532455712453' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/3529982532455712453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/3529982532455712453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/2011/06/pengemasan-berita-media-menimbulkan.html' title='Pengemasan Berita Media Menimbulkan Ketakutan'/><author><name>Red Ribbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18298098843241404683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SfAumYrDypI/AAAAAAAAAC4/ZCUpavDa_C8/S220/Untitled-1+copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-417671072084502718.post-2720417092277394515</id><published>2011-05-23T16:36:00.001+07:00</published><updated>2011-05-23T17:28:55.855+07:00</updated><title type='text'>Sahabat....Mati Satu Tumbuh Sribu ! (Versi Solo Akustik)</title><content type='html'>&lt;a href="http://youtu.be/U-ykpOIvBBg"&gt;http://youtu.be/U-ykpOIvBBg&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dedikasikan untuk para sahabat yang telah 'berpulang' di karenakan infeksi HIV dan juga telah menjadi korban dari sistem peredaran gelap narkotika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu kita berjalan ber-iringan, untuk menggapai tujuan&lt;br /&gt;Dulu kita slalu bergandengan, saling memberi dukungan&lt;br /&gt;Dulu kita slalu tertawa bersama, dala suka dan duka&lt;br /&gt;Dulu kita selalu berbagi cerita, dalam menggapai asa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@reff: &lt;br /&gt;Sahabat kini kau telah pergi....tinggalkan semua kenangan&lt;br /&gt;Sahabat kini kau telah pergi....titipkan impian dan harapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua Pesan, kesan yang kau titipkan..tak akan kami lupakan&lt;br /&gt;Perjuangan akan tetap dilanjutkan kawan, untuk sebuah perubahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau tinggalkan semua kisah masa lalu, lepaskan rantai belenggu&lt;br /&gt;Harum namamu atas semua jasamu, mati satu tumbuh seribu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(back to reff)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/417671072084502718-2720417092277394515?l=redribbonmelodic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/feeds/2720417092277394515/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=417671072084502718&amp;postID=2720417092277394515' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/2720417092277394515'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/2720417092277394515'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/2011/05/sahabatmati-satu-tumbuh-sribu-versi.html' title='Sahabat....Mati Satu Tumbuh Sribu ! (Versi Solo Akustik)'/><author><name>Red Ribbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18298098843241404683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SfAumYrDypI/AAAAAAAAAC4/ZCUpavDa_C8/S220/Untitled-1+copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-417671072084502718.post-2086075153531104306</id><published>2011-05-18T11:55:00.002+07:00</published><updated>2011-05-18T15:30:48.070+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-3HlsgkOkzoM/TdNQ2R8kVEI/AAAAAAAAAEY/izPiN213_d8/s1600/laptop.jpg" imageanchor="1" style="clear:right; float:right; margin-left:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="279" width="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-3HlsgkOkzoM/TdNQ2R8kVEI/AAAAAAAAAEY/izPiN213_d8/s320/laptop.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Oi! Bro and Sist...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari Kamis, 12 Mei 2011 kemarin saya menonton sebuah acara dialog di sebuah stasiun televisi. Cukup menarik pembahasannya....tentang penggunaan internet sehat. Pembicaranya adalah Ka. Humas dari Depkominfo dan juga tokoh perwakilan dari Kemenpora (saya lupa namanya...). Dalam pembahasannya, dua narasumber menyampaikan bahwa...”Dari sumber data yang ada, pengguna terbanyak di Indonesia adalah anak muda..tapi, sayangnya..hal penggunaannya lebih banyak ke hal yang xxx...” (pornografi kali nih maksudnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua narasumber berpendapat, penggunaan internet di Indonesia belum dimaksimalkan untuk kebutuhan yang positif, misal; untuk mendownload buku-buku pelajaran ataupun buku-buku bacaan...jadi tidak perlu lagi pergi ke perpustakaan (begitu sih yang saya tangkap, tapi jangan ahc...nanti mati dong perpustakaan dan penerbit buku kita?). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun pemerintah telah menjalankan program-program untuk mengantisipasi penggunaan situs-situs porno, situs kekerasan dan hal-hal seperti itu. Tapi, memang di akui pemerintah (dalam hal ini Depkominfo) tidak dapat mengontrol satu-persatu. Menurut narasumber, yang perlu dikaji adalah dampak perilaku setelah menggunakan internet...apakah lebih cenderung menyendiri, bisa melakukan tindakan kekerasan, kriminalitas atau tindakan lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk antisipasi, narasumber dari Depkominfo menyarankan pengguna internet (khususnya anak-anak), menggunakan warung internet mempunyai tanda (stiker) telah bergabung dengan IWARI (Ikatan Warung Internet Indonesia), dan hal ini di akui juga, belum cukup untuk mengurangi pembatasan akses situs porno, tapi bisa memproteksi penggunaan situs-situs yang ada oleh provider kepada pengguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UU ITE telah mengatur, untuk konten-konten yang berbau pornografi bisa dikenakan tindak pidana dan disidik oleh pihak kepolisian, termasuk penggunaan akun palsu di facebook, twitter (misal: ada orang yang menggunakan foto/identitas anda tanpa izin) dan sebagainya, itu dapat di proses secara hukum. Tetapi sayangnya masyarakat tidak pernah tahu akan hal ini. Sosialisasi tetap dilakukan, terutama...ditujukan kepada kaum muda. Sayangnya, tidak semua pemuda bisa mendapatkan sosialisasi tersebut, karena hanya pemuda-pemuda yang bisa dipilih dan menjadi perpanjangan tangan (Training of Trainers) untuk mensosialisasikan penggunaan internet sehat kepada pemuda lainnya yang bisa dilakukan di kampus-kampus, sekolah-sekolah dan sebagainya.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterlibatan orang tua juga sangat penting untuk mengawasi anak-anaknya dalam penggunaan internet, karena orang tua bisa memberikan penjelasan dampak baik – buruknya kepada anak tentang penggunaan internet itu sendiri. Tapi, orang tua-pun harus mengetahui dan dilatih, bagaimana menggunakan internet. (tapi...gimana mau mengawasi, kalau ortunya aja udah menjadi autis dan punya ‘dunia’ internet sendiri yah..update status mulu kerjaannya?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;‘Sehat’ untuk Siapa ?&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keseriusan pemerintah dalam realisasi dan implementasi program internet sehat, bisa diberikan appluse dan dukungan. Tapi, ketika program internet sehat itu membatasi hak akses untuk mengetahui informasi...saya pikir itu sudah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya mengetik ini...saya jadi berpikir, apakah saya juga bisa dikenakan jeratan hukum UU ITE dan dipidanakan, karena di anggap ‘memprovokasi’ masyarakat melalui media internet? Buat saya, kebebasan berekspresi juga hak setiap orang dalam menyampaikan pendapatnya dengan bermacam-macam cara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pikir, mulai saat ini...masyarakat mempunyai hak menerima informasi yang jujur dalam bentuk apapun dan masyarakat berhak juga memilah dan memilih kegunaannya untuk disesuaikan kebutuhan (saya pikir ini yang dinamakan sehat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misal, jika dikaitkan dengan internet...penggunaan internet memang layak guna untuk mencari informasi dan menyokong kebutuhan modernisasi kerja masa sekarang. Tetapi, ada juga dampak buruk yang ditimbulkan oleh pemakaian internet itu sendiri...misalkan, kecanduan internetan (yang sering dikatakan seperti orang yang autis tragis)...bangun pagi lebih memilih online untuk mengupdate status di selularnya daripada melakukan hal lainnya, belum lagi adanya kekerasan, jual beli seks dari intenet dan sampai berdampak melakukan pemerkosaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pikir untuk mengakses informasi itu adalah hak pribadi semua orang. Tapi harus di akui, semua yang diciptakan ada dampak positif dan negatif dan itu harus disampaikan secara jujur dan bagaimana mengantisipasi dampaknya (penipuan lewat internet, pembajakan dan penggunaan identitas palsu, dsb). Informasi ini bisa dalam bentuk buku, diskusi, artikel, penyuluhan, pelatihan dan lain-lain bisa dilakukan. Mungkin pemerintah juga bisa memikirkan untuk membuat program pengurangan dampak buruk pada penggunaan internet (kalau di isu narkotika ada kegiatan LSM yang melakukan harm reduction bagi pengguna narkotika suntik untuk memutus mata rantai HIV...kalau untuk internet bisa enggak yah?). Karena...itu menurut saya, itu adalah hak masyarakat juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan teman-teman NGO/LSM (organisasi berbasis masyarakat) yang menggunakan media ICT untuk melakukan kampanye dan advokasinya? Apakah bisa terjerat hukum karena dipikir ‘memprovokasi/mengompori’ masyarakat melalui informasi yang disampaikannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memberikan informasi yang ‘biasa-biasa’ saja, memang sah. Tapi, mari kita coba mengajak masyarakat untuk berpikir kritis melalui media dalam bentuk apapun (elektronik dan cetak). Apakah salah membangun kesadaran kritis masyarakat di negeri Indonesia tercinta ini? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan jamannya lagi kan kita dibungkam dan dibatasi untuk menyampaikan dan menerima informasi secara jujur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan jamannya juga, melakukan pembodohan melalui program-program dari media yang ada (elektronik dan cetak), masyarakat berhak pintar kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena penggunaan internet akan berguna ketika masyarakat mampu mengaksesnya – ada sumberdayanya, menjadi berpikir kritis – memilah dan memilih kegunaan informasi tersebut, ikut berpartisipasi penuh dalam pelaksanaannya dan juga melakukan kontrol bila ada penyimpangan (bisa dilakukan dari penggunaan dan kebijakannya yang diciptakan untuk mengawasi), toh...kegunaannya untuk khalayak umum masyarakat  banyak juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut hemat saya, pemerintah harus lebih arif dalam menyikapi dan menciptakan produk undang-undang dan kebijakan di negara tercinta ini, apakah sudah pro kepada rakyat? Jangan hanya membuat kebijakan-kebijakan yang hanya pro kepada pemilik modal dan penguasa yang mempunyai banyak kepentingan dibalik itu semuanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/417671072084502718-2086075153531104306?l=redribbonmelodic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/feeds/2086075153531104306/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=417671072084502718&amp;postID=2086075153531104306' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/2086075153531104306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/2086075153531104306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/2011/05/oi-bro-and-sist.html' title=''/><author><name>Red Ribbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18298098843241404683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SfAumYrDypI/AAAAAAAAAC4/ZCUpavDa_C8/S220/Untitled-1+copy.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-3HlsgkOkzoM/TdNQ2R8kVEI/AAAAAAAAAEY/izPiN213_d8/s72-c/laptop.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-417671072084502718.post-6121283977663997970</id><published>2011-05-10T12:36:00.001+07:00</published><updated>2011-05-10T13:03:55.343+07:00</updated><title type='text'>Kemajuan Industri, Tekhnologi..Menciptakan Penderitaan di Dunia Lain</title><content type='html'>&lt;b&gt;Kemajuan Industri dan Tekhnologi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di jaman era globalisasi (apa gombalisasi yah ?!) seperti sekarang ini, kemajuan industri dan tekhnologi dikatakan membantu umat manusia. Dalam perkembangannya, industri-industri menciptakan banyak produk yang  dapat digunakan oleh manusia itu sendiri, tergantung dari kebutuhan apa yang di inginkan dari sebuah produk dan tekhnologi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai dari makanan, minuman, baju, elektronik..bahkan sampai kendaraan-pun banyak di produksi oleh masing-masing industri guna memenuhi kebutuhan hidup di era globalisasi sekarang ini. Disamping itu juga, kesemuanya dibarengi oleh sisipan strategi dan tekhnologi dalam menciptakan dan memasarkan produknya. Misalkan, dalam produk makanan, marak sekali ‘fast food’ dan ‘junk food’ yang dijumpai di tempat-tempat tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga untuk kebutuhan berbelanja, komunikasi dan lain-lain. Kita bisa melihat maraknya mal, supermarket dan minimarket yang dibangun di kota-kota, produk gadget yang dikeluarkan dengan bermacam tipe dan merk. Bisa dilihat, produk-produk elektronik seperti handphone yang digunakan untuk alat komunikasi, digunakan orang-orang seperti baju..bisa berganti-ganti merk dan trendnya. Belum lagi dengan tambahan produk-produk tekhnologi lainnya, seperti notebook,i-pad dan lain-lain.&lt;br /&gt;Bisa dikatakan, kemajuan tekhnologi dan industri membantu umat manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara kemajuan jaman dan perubahan kultur yang ada, bisa dikatakan bisa menjadi penyokong kebutuhan untuk bekerja dan bersosialisasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penderitaan Yang Dirasakan di Dunia Lain&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibalik kemajuan jaman, globalisasi dan era gombalisasi yang katanya dapat membantu peradaban manusia. Tanpa disadari, kemajuan jaman telah menciptakan kesengsaraan bagi manusia dan belahan dunia lainnya.  Terobosan-terobosan yang dibangun oleh industri yang menciptakan banyak tekhnologi muktahir dan kemudahan mengaksesnya (sampai akhirnya sibuk dengan ‘dunianya’ sendiri), ternyata ada dunia yang dimana orang-orang belum dapat menikmati hasil kemajuan bangsa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya, kemajuan suatu bangsa secara apapun dapat dinikmati seluruh rakyatnya, tapi ternyata..masih ada orang-orang hidup dalam taraf kemiskinan dan tidak merasakan nikmatnya kemajuan jaman. Maraknya pembangunan toko dan mal, seharusnya dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi semua manusia, tetapi dikarenakan sistem yang telah di atur oleh penguasa dan tuntutan industri, hanya orang-orang dengan gelar tertentu yang dapat menikmati posisi dalam perusahaan...yang padahal orang tersebut belum tentu bisa apa-apa. Perusahaan dan kantor hanya menerima lulusan-lulusan tertentu saja untuk dipekerjakan, lalu...bagaimana yang lain yang tidak dapat mengemban pendidikan tinggi, tidak layak-kah mereka untuk mendapatkan pekerjaan dan posisi, akhirnya menjadi banyaknya pengangguran disana-sini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Coba kita lihat dan sadari, kurangnya minat orang-orang untuk berbelanja di pasar-pasar tradisional yang terkadang becek dan belok karena hujan, dikarenakan telah banyaknya supermarket dan mini market yang menjual sayur-sayuran. Kemajuan industri dengan produk-produknya telah menciptakan banyak sampah yang kadang sulit untuk didaur ulang, yang akhirnya menjadi merusak lingkungan. Warung-warung rokok dan pedagang kecilpun menjadi gulung tikar dikarenakan lahan mereka telah direbut oleh pengusaha-pengusaha minimarket dan supermarket. Apakah mereka tidak mempunyai kesempatan yang sama untuk maju, berkembang dalam usahanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya kita semua mempunyai kesempatan yang sama untuk merasakan kemajuan atau hal apapun, karena itu memang hak kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kemajuan industri dan tekhnologi, telah banyak menghipnotis dan membuai manusia yang dapat menikmatinya, tapi juga mengsengsarakan manusia di dunia lainnya!&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/417671072084502718-6121283977663997970?l=redribbonmelodic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/feeds/6121283977663997970/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=417671072084502718&amp;postID=6121283977663997970' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/6121283977663997970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/6121283977663997970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/2011/05/kemajuan-industri-tekhnologimenciptakan.html' title='Kemajuan Industri, Tekhnologi..Menciptakan Penderitaan di Dunia Lain'/><author><name>Red Ribbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18298098843241404683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SfAumYrDypI/AAAAAAAAAC4/ZCUpavDa_C8/S220/Untitled-1+copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-417671072084502718.post-2933444627782461815</id><published>2011-05-10T10:41:00.000+07:00</published><updated>2011-05-10T10:41:46.091+07:00</updated><title type='text'>Oi!</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-3UFD-Ke-eO0/TcizxcEBA0I/AAAAAAAAAEQ/VNaq4J0fZmE/s1600/skinhead-%2Ba%2Bway%2Bof%2Blife.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="150" width="123" src="http://1.bp.blogspot.com/-3UFD-Ke-eO0/TcizxcEBA0I/AAAAAAAAAEQ/VNaq4J0fZmE/s320/skinhead-%2Ba%2Bway%2Bof%2Blife.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Oi!&lt;/span&gt; berarti hello dalam aksen cockney di Inggris. Oi! musik bermula di akhir 70-an setelah kemunculan Punk Rock. Ketika gelombang pertama punk menyerang, band seperti Sham69, The Business, dan Cock Sparrer sudah bernyanyi tentang hidup di jalanan di saat Sex Pistols mencoba memulai "Anarchy In the Uk". Lalu reality punk atau street punk dimulai dengan Sham 69 dan Sparrer, seperti juga Slaughter and The Dogs juga Menace.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Oi!&lt;/span&gt; adalah musik untuk semua dan semua orang yang berjalan di jalanan kota dan melihat rendah pada kaum elit dapat dihubungkan dengan Oi!. Semua orang yang bekerja sepanjang hari sebagai budak gaji dapat dihubungkan dengan Oi!. Semua orang yang selalu merasa berbeda, juga dapat dihubungkan dengan Oi!. Musik Oi! tidak memandang perbedaan ras, warna, dan kepercayaan. "Oi! music is about having a laugh and having a say, plain and simple...."&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Sejarah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika era 80-an menyerang dan punk rock mendapatkan napas baru, Oi! menjadi bagian yang solid dari pergerakan itu, yang diperkenalkan oleh Garry Bushell, penulis di Sounds, koran musik di Inggris. Garry percaya bahwa punk rock adalah musik protes dan mengumpulkan semua band street punk di bawah bendera Oi! seperti The Business, The 4-skins, The Burial, Combat 84, Infariot, dan Last Resort menyerbu Punk Scene dengan jenis realita mereka. Seperti motto Last Resort, "No Mess, No Fuse, just Pure Impact!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musik Oi! mulai meredup di akhir 80-an. Dan di Amerika, hardcore adalah musik yang didengar oleh Skinhead. Dapat dikatakan bahwa musik Oi! bukan hanya musiknya Skinhead.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Oi! dan rasisme&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama orang mendengar Oi! pasti identik dengan Skinhead, sementara skinhead identik dengan rasisme. Jadi kesalahpahaman yang muncul, Oi! adalah musik rasis. Budaya ini mulai dengan masuknya imigran Jamaika ke Inggris. Cara berpakaian skinhead diadopsi dari Rude boys (ingat Ska) dan Mods, tapi dengan tampilan yang lebih Tough dan Rough. Skinhead yang sebenarnya tidak rasis, akan tetapi imej skinhead disalahgunakan oleh kaum kanan Neo-Nazi untuk menciptakan karakter yang keras. tetapi sesungguhnya bahwa skinhead bukanlah seorang yang rasis,dan perlu di ketahui bahwa image skinhead yang sesungguhnya memanglah keras bukan berarti rasisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Lirik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lirik-lirik dalam Oi! cenderung bercerita tentang anti-rasis/fasis, hidup sebagai skinhead, protes, sepak bola, bir, dan sedikit kekerasan! jangan lupa beberapa lagu Cock Sparrer bercerita tentang CINTA. silakan cek. Pendengar musik ini selain Skinhead juga ada Punks, Rude boys, Mods, dan Herberts. Yang dimaksud dengan Herberts adalah orang-orang yang suka dengan Oi! tapi bukan skinhead atau punks. Mereka hanya orang-orang biasa yang cinta dengan Oi!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Oi! di Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Bandung sendiri, Oi! dimulai pertengahan 90-an diawali dengan Runtah. Ketika terjadi booming Ska di Indonesia, bermunculan banyak Skinhead, entah mereka hanya poseurs, trendy wankers ataupun a true SKINHEAD itselfs. Seiring dengan "mati"-nya tren ska karena dihantam secara dahsyat oleh major label, maka menghilang pulalah Skinhead. Tapi ingat, setiap hilangnya suatu tren bukan berarti hilang pula subkultur yang tercipta atau terbawa oleh trend tersebut. Walaupun sedikit, tapi Skinhead di Indonesia, di Bandung khususnya still going strong and getting bigger. Ada beberapa organisasi Skinhead di dunia yang masuk ke Indonesia. Antara lain adalah Red Anarchist Skinhead dan Skinhead Against Racial Prejudice. Bahkan Neo-Nazi Skinhead sendiri ada di negara kulit berwarna seperti Indonesia ini. Beberapa gelintir Skinhead Rasis ini terlihat di Bandung dan Jakarta. Di Yogyakarta para Skinhead umumnya sudah mengerti asal muasal Sub Kultur ini. Di Yogyakarta beberapa band skinhead memainkan ska selain Oi! dan Hardcore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini sudah banyak sekali band Oi! di Bandung, seperti Haircuts, Rentenir, Battle 98, The Real Enemy, Sanfranskins, One Voice, OppressionHead,Virgin Oi!,Wfc kids dan banyak lagi. Karena gelombang Skinhead Rasis yang mulai meresahkan maka beberapa skinhead non-rasis dan anti rasis dari beberapa band Oi! di bandung , membuat sebuah band bernama Combat 34 yang sangat anti rasis, nama band ini adalah ejekan untuk skinhead rasis di Jakarta yg menamakan diri COMBAT 18 Indonesia, lagu-lagu mereka bercerita tentang apa gunanya jadi rasis di Indonesia, ajakan berkelahi untuk para skinhead rasis, dan pastinya juga tentang sepak bola, perkelahian di jalan, dengan moto mereka "Sometimes Anti-Social but Always Anti-Racist". Band-band tadi sudah merilis beberapa kompilasi dan mini album di bawah naungan United Races Records. Skinhead di Bandung sering terlihat di workers store di gedung Miramar lantai dasar sebelah Palaguna. Sekarang Gd. Miramar ini sudah tidak ada, dan kita dapat menemui mereka di BS, SI, ANN, juga di P.I. (Pasar Induk: sebutan untuk Mal pertama di Bandung) yang berlokasi di belakang mal Bandung Indah Plaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupakan kota pelajar, Yogyakarta, disini ada banyak band2 Oi!/streetpunk, mereka masing2 memiliki ciri yang berbeda antar bandnya, seperti Captain Oi!, Sardonic, Elang Bondol, Selokan Mataram, Bala Nusantara dan masih banyak lagi, selain banyak yang sudah bubar, beberapa band ini berada di bawah naungan Realino Records, Ruckson Music (milik salah satu personel Dom 65), Unite n Strong. skinhead di Yogyakarta dapat ditemui di daerah jalan Mataram dan depan circle K dekat Tugu jalan Diponegoro. Ada beberapa album baik full ataupun kompilasi yang telah beredar. Beberapa dari mereka mencoba membuat pakaian sendiri yang diadaptasi dari kaos-kaos polo fred perry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Jakarta sendiri scene skinhead cukup berkembang dengan baik. Kita dapat menemui banyak skinhead di seputaran kota ini. Mulai dari Trad Skins, SHARP Skins, sampai yang Rasis pun ada. Band-band Oi! asal Jakarta antara lain adalah The End, Anti-Squad, Garuda Botak, the Gross dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula di Denpasar Bali, komunitas skinhead begitu berkembang pesat, ini dibuktikan dengan munculnya beberapa Band Oi! seperti misalnya The Resistance, Paku 5, Metro Mini, Bootbois, The Stomper, The BOiS dan masih banyak lagi. Saat ini komunitas skinhead di Denpasar berpusat pada sebuah tempat di daerah seputaran Jalan Imam Bonjol yaitu sebuah warnet yang oleh pemiliknya diberi nama SKINET yang mempunyai arti SKINHEAD NETWORK, disinilah para komunitas skinhead di Bali berkumpul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Bandung sendiri, Oi! dimulai pertengahan 90-an diawali dengan Runtah. Ketika terjadi booming Ska di Indonesia, bermunculan banyak Skinhead, entah mereka hanya poseurs, trendy wankers ataupun a true SKINHEAD itselfs. Seiring dengan "mati"-nya tren ska karena dihantam secara dahsyat oleh major label, maka menghilang pulalah Skinhead. Tapi ingat, setiap hilangnya suatu tren bukan berarti hilang pula subkultur yang tercipta atau terbawa oleh trend tersebut. Walaupun sedikit, tapi Skinhead di Indonesia, di Bandung khususnya still going strong and getting bigger. Ada beberapa organisasi Skinhead di dunia yang masuk ke Indonesia. Antara lain adalah Red Anarchist Skinhead dan Skinhead Against Racial Prejudice. Bahkan Neo-Nazi Skinhead sendiri ada di negara kulit berwarna seperti Indonesia ini. Beberapa gelintir Skinhead Rasis ini terlihat Di Bandung dan Jakarta. Di Yogyakarta para Skinhead umumnya sudah mengerti asal muasal Sub Kultur ini. Di Yogyakarta beberapa band skinhead memainkan ska selain Oi! dan Hardcore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini sudah banyak sekali band Oi! di Bandung, seperti Haircuts, Rentenir, Battle 98, The Real Enemy, Sanfranskins, One Voice, OppressionHead,Virgin Oi!,Wfc kids dan di Purwokerto kvr184ndz dan Total kencot dan banyak lagi. Karena gelombang Skinhead Rasis yang mulai meresahkan maka beberapa skinhead non-rasis dan anti rasis dari beberapa band Oi! di bandung , membuat sebuah band bernama Combat 34 yang sangat anti rasis, nama band ini adalah ejekan untuk skinhead rasis di Jakarta yg menamakan diri COMBAT 18 Indonesia, lagu-lagu mereka bercerita tentang apa gunanya jadi rasis di Indonesia, ajakan berkelahi untuk para skinhead rasis, dan pastinya juga tentang sepak bola, perkelahian di jalan, dengan moto mereka "Sometimes Anti-Social but Always Anti-Racist". Band-band tadi sudah merilis beberapa kompilasi dan mini album di bawah naungan United Races Records. Skinhead di Bandung sering terlihat di workers store di gedung Miramar lantai dasar sebelah Palaguna. Sekarang Gd. Miramar ini sudah tidak ada, dan kita dapat menemui mereka di BS, SI, ANN, juga di P.I. (Pasar Induk: sebutan untuk Mal pertama di Bandung) yang berlokasi di belakang mal Bandung Indah Plaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupakan kota pelajar, Yogyakarta, disini ada banyak band2 Oi!/streetpunk, mereka masing2 memiliki ciri yang berbeda antar bandnya, seperti Captain Oi!, Sardonic, Elang Bondol, Selokan Mataram, Bala Nusantara dan masih banyak lagi, selain banyak yang sudah bubar, beberapa band ini berada di bawah naungan Realino Records, Ruckson Music (milik salah satu personel Dom 65), Unite n Strong. skinhead di Yogyakarta dapat ditemui di daerah jalan Mataram. Ada beberapa album baik full ataupun kompilasi yang telah beredar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Jakarta sendiri scene skinhead cukup berkembang dengan baik. Kita dapat menemui banyak skinhead di seputaran kota ini. Mulai dari Trad Skins, SHARP Skins, sampai yang Rasis pun ada. Band-band Oi! asal Jakarta antara lain adalah The End, Anti-Squad, Garuda Botak, the Gross, the Bretel, dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula di Denpasar Bali, komunitas skinhead begitu berkembang pesat, ini dibuktikan dengan munculnya beberapa Band Oi! seperti misalnya The Resistance, Paku 5, Metro Mini, Bootbois, The Stomper, The BOiS dan masih banyak lagi. Saat ini komunitas skinhead di Denpasar berpusat pada sebuah tempat di daerah seputaran Jalan Imam Bonjol yaitu sebuah warnet yang oleh pemiliknya diberi nama SKINET yang mempunyai arti SKINHEAD NETWORK, disinilah para komunitas skinhead di Bali berkumpul yang dipelopori oleh band yang berasal dari Kota Purwokerto kvr184ndz dan Total Kencot. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;(sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Oi!)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/417671072084502718-2933444627782461815?l=redribbonmelodic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/feeds/2933444627782461815/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=417671072084502718&amp;postID=2933444627782461815' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/2933444627782461815'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/2933444627782461815'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/2011/05/oi.html' title='Oi!'/><author><name>Red Ribbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18298098843241404683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SfAumYrDypI/AAAAAAAAAC4/ZCUpavDa_C8/S220/Untitled-1+copy.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-3UFD-Ke-eO0/TcizxcEBA0I/AAAAAAAAAEQ/VNaq4J0fZmE/s72-c/skinhead-%2Ba%2Bway%2Bof%2Blife.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-417671072084502718.post-6742977956328325049</id><published>2011-05-09T12:32:00.001+07:00</published><updated>2011-05-09T17:48:12.312+07:00</updated><title type='text'>Kemapanan ???</title><content type='html'>Oi – brotherhood and sisterhood...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya pembahasan tentang kemapanan menarik untuk di diskusikan...tapi sebenernya apa sih arti kempananan itu sendiri ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ada di dalam benak saya, kalau bicara soal kemapanan adalah...punya mobil – motor mewah, rumah gedong, gadget canggih, pakaian – sepatu ber-merk..de el el deh yang mahal-mahal. Tapi, apakah semua yang memang masuk kedalam kategori itu masuk ke dalam suatu kemapanan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ambil contoh, Dalam sebuah keluarga, suami dan isteri menikah mempunyai 1 anak, keduanya bekerja, suami mempunyai motor yang masih kreditan, hp-nya..yah, walau gak bisa buat internetan tapi yang terpenting adalah bisa berkomunikasi (sms dan telepon gitoooh). Tapi, kondisi ekonominya dia belum dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari...kaya, beli susu anaknya dan belanja untuk makannya sendiri aja kekurangan. Isterinya bekerja sebagai tenaga pendidik honorer yang dapat gaji aja cuma 400 ribu dan kadang itu pun dirapel. Nah, apakah keluarga ini bisa dikatakan mapan ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bingung juga kalau harus mematok kemapanan hanya dari faktor materi...karena memang sangat sulit untuk mengukur sebuah kemapanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa orang mengartikan hidup mapan itu berbeda-beda, Ini beberapa komen dari beberapa teman kalau mapan itu adalah : “enggak nyusahin orang, bisa berdiri sendiri dan memberikan manfaat buat orang lain, pemenuhan kasih sayang, tercapainya cita-cita...sampai terpenuhinya sandang-pangan dan papan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan...menurut saya sangat manusiawi sekali ketika seseorang ingin mencapai taraf mapan didalam hidupnya. Minimal bisa terpenuhi kebutuhan pokoknya (makan dan minum) terlebih dahulu..toh, yang lain akan menyusul...mungkin bentuknya bukan dalam kebutuhan tapi lebih cenderung ke keinginan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang kita selalu terpatok oleh unsur materi dalam hidup, faktor uang dan barang yang menjadi nilai ukur kemapanan, tapi...kita bisa mengambil contoh, bahwa kemapanan bisa terpenuhi bukan hanya dari sekedar material saja, jadi...bagaimana dengan anda ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/417671072084502718-6742977956328325049?l=redribbonmelodic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/feeds/6742977956328325049/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=417671072084502718&amp;postID=6742977956328325049' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/6742977956328325049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/6742977956328325049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/2011/05/kemapanan.html' title='Kemapanan ???'/><author><name>Red Ribbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18298098843241404683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SfAumYrDypI/AAAAAAAAAC4/ZCUpavDa_C8/S220/Untitled-1+copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-417671072084502718.post-7953295897230216055</id><published>2011-05-09T12:22:00.000+07:00</published><updated>2011-05-09T12:29:00.104+07:00</updated><title type='text'>Punk</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-PCbq-IfGtws/Tcd7b_TlxsI/AAAAAAAAAD4/LLymF54CEwM/s1600/250px-Punk_Red_Mohawk_Morecambe_2003.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 167px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-PCbq-IfGtws/Tcd7b_TlxsI/AAAAAAAAAD4/LLymF54CEwM/s320/250px-Punk_Red_Mohawk_Morecambe_2003.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5604583982066157250" /&gt;&lt;/a&gt;Punk merupakan sub-budaya yang lahir di London, Inggris. Pada awalnya, kelompok punk selalu dikacaukan oleh golongan skinhead. Namun, sejak tahun 1980-an, saat punk merajalela di Amerika, golongan punk dan skinhead seolah-olah menyatu, karena mempunyai semangat yang sama. Namun, Punk juga dapat berarti jenis musik atau genre yang lahir di awal tahun 1970-an. Punk juga bisa berarti ideologi hidup yang mencakup aspek sosial dan politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerakan anak muda yang diawali oleh anak-anak kelas pekerja ini dengan segera merambah Amerika yang mengalami masalah ekonomi dan keuangan yang dipicu oleh kemerosotan moral oleh para tokoh politik yang memicu tingkat pengangguran dan kriminalitas yang tinggi. Punk berusaha menyindir para penguasa dengan caranya sendiri, melalui lagu-lagu dengan musik dan lirik yang sederhana namun kadang-kadang kasar, beat yang cepat dan menghentak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang menyalahartikan punk sebagai glue sniffer dan perusuh karena di Inggris pernah terjadi wabah penggunaan lem berbau tajam untuk mengganti bir yang tak terbeli oleh mereka. Banyak pula yang merusak citra punk karena banyak dari mereka yang berkeliaran di jalanan dan melakukan berbagai tindak kriminal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Punk lebih terkenal dari hal fashion yang dikenakan dan tingkah laku yang mereka perlihatkan, seperti potongan rambut mohawk ala suku indian, atau dipotong ala feathercut dan diwarnai dengan warna-warna yang terang, sepatu boots, rantai dan spike, jaket kulit, celana jeans ketat dan baju yang lusuh, anti kemapanan, anti sosial, kaum perusuh dan kriminal dari kelas rendah, pemabuk berbahaya sehingga banyak yang mengira bahwa orang yang berpenampilan seperti itu sudah layak untuk disebut sebagai punker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Punk juga merupakan sebuah gerakan perlawanan anak muda yang berlandaskan dari keyakinan we can do it ourselves. Penilaian punk dalam melihat suatu masalah dapat dilihat melalui lirik-lirik lagunya yang bercerita tentang masalah politik, lingkungan hidup, ekonomi, ideologi, sosial dan bahkan masalah agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Gaya hidup dan Ideologi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Psikolog brilian asal Rusia, Pavel Semenov, menyimpulkan bahwa manusia memuaskan kelaparannya akan pengetahuan dengan dua cara. Pertama, melakukan penelitian terhadap lingkungannya dan mengatur hasil penelitian tersebut secara rasional (sains). Kedua, mengatur ulang lingkungan terdekatnya dengan tujuan membuat sesuatu yang baru (seni).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan definisi diatas, punk dapat dikategorikan sebagai bagian dari dunia kesenian. Gaya hidup dan pola pikir para pendahulu punk mirip dengan para pendahulu gerakan seni avant-garde, yaitu dandanan nyleneh, mengaburkan batas antara idealisme seni dan kenyataan hidup, memprovokasi audiens secara terang-terangan, menggunakan para penampil (performer) berkualitas rendah dan mereorganisasi (atau mendisorganisasi) secara drastis kemapanan gaya hidup. Para penganut awal kedua aliran tersebut juga meyakini satu hal, bahwa hebohnya penampilan (appearances) harus disertai dengan hebohnya pemikiran (ideas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Punk selanjutnya berkembang sebagai buah kekecewaan musisi rock kelas bawah terhadap industri musik yang saat itu didominasi musisi rock mapan, seperti The Beatles, Rolling Stone, dan Elvis Presley. Musisi punk tidak memainkan nada-nada rock teknik tinggi atau lagu cinta yang menyayat hati. Sebaliknya, lagu-lagu punk lebih mirip teriakan protes demonstran terhadap kejamnya dunia. Lirik lagu-lagu punk menceritakan rasa frustrasi, kemarahan, dan kejenuhan berkompromi dengan hukum jalanan, pendidikan rendah, kerja kasar, pengangguran serta represi aparat, pemerintah dan figur penguasa terhadap rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya punk dicap sebagai musik rock and roll aliran kiri, sehingga sering tidak mendapat kesempatan untuk tampil di acara televisi. Perusahaan-perusahaan rekaman pun enggan mengorbitkan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya hidup ialah relatif tidak ada seorangpun memiliki gaya hidup sama dengan lainnya. Ideologi diambil dari kata "ideas" dan "logos" yang berarti buah pikiran murni dalam kehidupan. Gaya hidup dan ideologi berkembang sesuai dengan tempat, waktu dan situasi maka punk kalisari pada saat ini mulai mengembangkan proyek "jor-joran" yaitu manfaatkan media sebelum media memanfaatkan kita. Dengan kata lain punk berusaha membebaskan sesuatu yang membelenggu pada zamannya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Punk dan Anarkisme&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegagalan Reaganomic dan kekalahan Amerika Serikat dalam Perang Vietnam di tahun 1980-an turut memanaskan suhu dunia punk pada saat itu. Band-band punk gelombang kedua (1980-1984), seperti Crass, Conflict, dan Discharge dari Inggris, The Ex dan BGK dari Belanda, MDC dan Dead Kennedys dari Amerika telah mengubah kaum punk menjadi pemendam jiwa pemberontak (rebellious thinkers) daripada sekadar pemuja rock n’ roll. Ideologi anarkisme yang pernah diusung oleh band-band punk gelombang pertama (1972-1978), antara lain Sex Pistols dan The Clash, dipandang sebagai satu-satunya pilihan bagi mereka yang sudah kehilangan kepercayaan terhadap otoritas negara, masyarakat, maupun industri musik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, istilah anarki, anarkis atau anarkisme digunakan oleh media massa untuk menyatakan suatu tindakan perusakan, perkelahian atau kekerasan massal. Padahal menurut para pencetusnya, yaitu William Godwin, Pierre-Joseph Proudhon, dan Mikhail Bakunin, anarkisme adalah sebuah ideologi yang menghendaki terbentuknya masyarakat tanpa negara, dengan asumsi bahwa negara adalah sebuah bentuk kediktatoran legal yang harus diakhiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara menetapkan pemberlakuan hukum dan peraturan yang sering kali bersifat pemaksaan, sehingga membatasi warga negara untuk memilih dan bertanggung jawab atas pilihannya sendiri. Kaum anarkis berkeyakinan bila dominasi negara atas rakyat terhapuskan, hak untuk memanfaatkan kekayaan alam dan sumber daya manusia akan berkembang dengan sendirinya. Rakyat mampu memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri tanpa campur tangan negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum punk memaknai anarkisme tidak hanya sebatas pengertian politik semata. Dalam keseharian hidup, anarkisme berarti tanpa aturan pengekang, baik dari masyarakat maupun perusahaan rekaman, karena mereka bisa menciptakan sendiri aturan hidup dan perusahaan rekaman sesuai keinginan mereka. Punk etika semacam inilah yang lazim disebut DIY (do it yourself/lakukan sendiri).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterlibatan kaum punk dalam ideologi anarkisme ini akhirnya memberikan warna baru dalam ideologi anarkisme itu sendiri, karena punk memiliki ke-khasan tersendiri dalam gerakannya. Gerakan punk yang mengusung anarkisme sebagai ideologi lazim disebut dengan gerakan Anarko-punk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Punk di Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbekal etika DIY, beberapa komunitas punk di kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan Malang merintis usaha rekaman dan distribusi terbatas. Mereka membuat label rekaman sendiri untuk menaungi band-band sealiran sekaligus mendistribusikannya ke pasaran. Kemudian usaha ini berkembang menjadi semacam toko kecil yang lazim disebut distro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CD dan kaset tidak lagi menjadi satu-satunya barang dagangan. Mereka juga memproduksi dan mendistribusikan t-shirt, aksesori, buku dan majalah, poster, serta jasa tindik (piercing) dan tatoo. Seluruh produk dijual terbatas dan dengan harga yang amat terjangkau. Dalam kerangka filosofi punk, distro adalah implementasi perlawanan terhadap perilaku konsumtif anak muda pemuja Levi's, Adidas, Nike, Calvin Klein, dan barang bermerek luar negeri lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;(sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Punk)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/417671072084502718-7953295897230216055?l=redribbonmelodic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/feeds/7953295897230216055/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=417671072084502718&amp;postID=7953295897230216055' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/7953295897230216055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/7953295897230216055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/2011/05/punk.html' title='Punk'/><author><name>Red Ribbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18298098843241404683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SfAumYrDypI/AAAAAAAAAC4/ZCUpavDa_C8/S220/Untitled-1+copy.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-PCbq-IfGtws/Tcd7b_TlxsI/AAAAAAAAAD4/LLymF54CEwM/s72-c/250px-Punk_Red_Mohawk_Morecambe_2003.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-417671072084502718.post-3725119478708558349</id><published>2010-11-25T12:00:00.000+07:00</published><updated>2011-05-09T13:54:53.618+07:00</updated><title type='text'>Menjadi Punk Bukanlah Tindakan Kejahatan</title><content type='html'>Pakaian lusuh penuh dengan spike besi, rambut jigrak-mohawk warna-warni, ber-tatto dan anting piercing menghiasi wajah, dengan menggunakan sepatu boot bertali merah. Inilah penampilan anak punk. Kita bisa melihat anak-anak ini menghiasi sudut-sudut jalan kota ataupun didalam beberapa bis kota , dengan menggunakan ukulele ataupun hanya sekedar bertepuk tangan, mereka melantunkan beberapa lagu yang sangat asing di telinga.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Idealisme dan Ideologi &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ini bukanlah gaya ataupun trend yang sedang digandrungi, tapi punk timbul karena idealisme dan ideologi perlawanan terhadap keadaan yang ada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakaian lusuh dengan menggunakan spike, dipakai untuk menandakan perlawanan terhadap pakaian yang sedang trend yang dikeluarkan oleh pengambil keuntungan. Rambut mohawk, tanda solidaritas kepada suku Indian mohichan di Amerika yang sudah punah, memakai sepatu boot sebagai simbol perlawanan terhadap kekerasan militerisme. Semua yang dikenakan dalam atribut punk adalah sebuah symbol  yang memiliki arti untuk perlawanan, bukan untuk trend ataupun mengikuti mode yang ada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Punk Sebagai Lahan Bisnis&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Realita yang ada, beberapa anak yang beratribut punk tidak menyadarinya, bahwa punk timbul karena ideologi dan idealisme dari dalam diri. Trend ikut-ikutan kerap kali terjadi pada mereka, melihat bergaya punk sudah sangat umum saat ini, maka punk pun merambah menjadi gaya dan di anggap menjadi sebuah mode.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Punk kini dibisniskan, mulai dari musik, atribut dan band. Punk pun merambah menjadi sebuah industri dan lahan uang bagi orang yang menganggap sebagai lahan bisnis. Keuntungan dari bisnis, diambil untuk si pemilik modal, yang sebenarnya punk tidak mengamini ini, karena punk sangat tidak memihak pada orang-orang yang suka mengambil keuntungan pribadi tanpa memikirkan orang lain.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Cap Buruk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Timbul anggapan para punker bagaikan ‘bang jago’, urakan dan kehidupan yang keras. Akhirnya  masyarakatpun melihat dengan sebelah mata atas keberadaan anak-anak punk. Punker pun di anggap musuh dan sampah masyarakat, karena kadang mereka di anggap suka mabuk-mabukan dan melakukan tindakan kriminal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak semua punker suka mabuk-mabukan, urakan dan melakukan tindakan negatif. Cap buruk untuk punk timbul karena orang melihat dari sampul dandanan, musik yang keras dan paham kebebasan yang di anut. Memang, harus di akui ada beberapa punker yang melakukan tindakan yang kurang bertanggung jawab dan merusak citra punk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Aksi dan gerakan&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sisi dan nilai positif punk dapat dilihat dari nilai-nilai yang tertanam oleh para punker, punk sangat menghargai kebersamaan, kesetaraan, kekeluargaan dan tidak menindas. Nilai-nilai ini timbul karena gerakan punk ingin melakukan perlawanan terhadap penindasan-penindasan yang ada. Mereka melakukan aksi sosial untuk penggalangan dana amal lewat musik yang mereka gelar di komunitas, menciptakan lagu dengan lirik-lirik yang mengkritik yang terjadi di sekeliling kita. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apakah masyarakat umum pernah mengetahui dan menyadari gerakan-gerakan yang dilakukan para punker? Jawabnya, mungkin tidak. Karena masyarakat hanya memandang sisi negatif punk. Yang ditekankan disini, memilih punk dan menjadi punker, bukanlah suatu tindak kriminalitas dan kejahatan, karena punk adalah perlawanan untuk sebuah perubahan!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/417671072084502718-3725119478708558349?l=redribbonmelodic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/feeds/3725119478708558349/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=417671072084502718&amp;postID=3725119478708558349' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/3725119478708558349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/3725119478708558349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/2010/11/menjadi-punk-bukanlah-tindakan.html' title='Menjadi Punk Bukanlah Tindakan Kejahatan'/><author><name>Red Ribbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18298098843241404683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SfAumYrDypI/AAAAAAAAAC4/ZCUpavDa_C8/S220/Untitled-1+copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-417671072084502718.post-6104569745870228395</id><published>2010-11-25T11:27:00.000+07:00</published><updated>2011-05-09T13:55:55.435+07:00</updated><title type='text'>Anak Punk Jalanan Adalah Sampah  ?</title><content type='html'>Saat pagi dan malam hari mereka terlihat ada beberapa remaja  cowok-cewek selalu berkumpul di sudut bangunan ruko di daerah PAM, Perumnas 2–Tangerang. Dengan dandanan rambut mohawk dan berwarna, jaket dan gesper yang dipenuhi hiasan spike serta menggunakan sepatu booth.  Mereka adalah komunitas PUNK. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian dari mereka bercengkrama, terlihat berdiskusi satu dengan yang lain, adapula yang melakukan aktivitas ngamen di beberapa tempat makan lesehan dan angkot yang lewat di daerah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya mereka terlihat agak seram, ditambah lagi dengan pakaian berwarna hitam-hitam, kumal dan lusuh yang membalut tubuh mereka. Masyarakat umum mengangap keberadaan komunitas punk jalanan sebagai sampah masyarakat, pembuat onar, tukang mabuk dan pelaku kriminal. Penilaian negatif ini terjadi, di karenakan masyarakat umum melihat anak punk jalanan dari dandanan dan gaya mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Seks, Obat-obatan, Musik dan Kekerasan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pandangan, bahwa anak punk selalu melekat dengan obat-obatan terlarang, melakukan seks bebas dalam bermusik sudah melekat di masyarakat umum. Dilihat dari cara hidup punker yang menganut paham kebebasan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mata yang terlihat memerah dan jalan agak sempoyongan, cap mereka sebagai pemabuk dan pengguna obat-obatan terlarang sangatlah kental.  Apalagi dengan musik yang mereka gandrungi cenderung keras, mereka juga dilihat sebagai pelaku kekerasan dan kriminal di masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Punk dan Nilai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pukul 20.30,sepulang kerja. Saya melewati kawasan PAM, tepatnya dekat dengan mini market ‘indomart’. Tempat yang dimana sering digunakan oleh para punkers, untuk duduk nongkrong bercengkrama dengan bermain dengan ukulele-nya. Saya menyempatkan diri untuk mampir sebentar, dengan bekal satu boks martabak saya mencoba untuk mendekat dan menyapa mereka. Mereka menyambut saya dengan baik. Tidak terpikirkan, kalau punk jalanan juga mempunyai nilai-nilai saling menghargai kepada orang lain. Mereka cukup menghargai kedatangan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mencoba memberikan satu boks martabak yang saya bawa kepada mereka, yang kebetulan mendapat rezeki lebih. “Bos, dibagi rata yah”—tutur saya, “Beres bang”, jawabnya. Anak itu pun membagikan satu-satu martabak kepada teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak pernah terbesit oleh kita. Ternyata, para punker sangat menghargai kebersamaan dan kekeluargaan. Mereka bisa menghargai satu sama lain. Mereka mempunyai nilai-nilai yang dipegang secara teguh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpikirkah sisi positif dari apa yang mereka punya? Ternyata mereka bisa lebih menghargai, mereka bisa lebih berbagi dan menerima. Kita bisa belajar dari nilai-nilai yang mereka pegang, bukan hanya melihat sisi negative dari sisi kehidupan punk yang belum tentu benar, karena kita belum mendalaminya. Karena anak-anak PUNK juga bagian dari kita dan mereka ada.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/417671072084502718-6104569745870228395?l=redribbonmelodic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/feeds/6104569745870228395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=417671072084502718&amp;postID=6104569745870228395' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/6104569745870228395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/6104569745870228395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/2010/11/anak-punk-jalanan-adalah-sampah.html' title='Anak Punk Jalanan Adalah Sampah  ?'/><author><name>Red Ribbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18298098843241404683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SfAumYrDypI/AAAAAAAAAC4/ZCUpavDa_C8/S220/Untitled-1+copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-417671072084502718.post-8624636743399586908</id><published>2010-08-06T16:35:00.000+07:00</published><updated>2010-08-06T16:50:21.416+07:00</updated><title type='text'>~ FAKE LOVE SONG ~</title><content type='html'>Ku coba tuk tenangkan hati ini...&lt;br /&gt;Dari sikapmu yang menyakiti hati&lt;br /&gt;Kau coba untuk khianati aku...&lt;br /&gt;Kau tikam dan kau koyak seluruh jiwaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku coba tuk slalu mempercayaimu...&lt;br /&gt;Tetapi mengapa kau mendustai aku&lt;br /&gt;Katanya kau slalu mencintaiku...&lt;br /&gt;Ternyata semua itu hanya palsu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Reff : &lt;br /&gt;Tak mungkin, kita...kan slalu bersama&lt;br /&gt;Untuk selamanya, mungkin hanya mimpi...&lt;br /&gt;Kau..duakan diriku, untuk kesenenganmu&lt;br /&gt;Kau kecewekan-ku atas segala sikapmu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ Kau..adalah, wanita yang pernah ada dihatiku...&lt;br /&gt;  Tapi mengapa...kau dustai aku dengan tindakanmu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Back to Reff)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lirik oleh : Red Ribbon&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/417671072084502718-8624636743399586908?l=redribbonmelodic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/feeds/8624636743399586908/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=417671072084502718&amp;postID=8624636743399586908' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/8624636743399586908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/8624636743399586908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/2010/08/fake-love-song.html' title='~ FAKE LOVE SONG ~'/><author><name>Red Ribbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18298098843241404683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SfAumYrDypI/AAAAAAAAAC4/ZCUpavDa_C8/S220/Untitled-1+copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-417671072084502718.post-8671267900014602791</id><published>2010-08-06T16:11:00.000+07:00</published><updated>2010-08-06T17:19:31.901+07:00</updated><title type='text'>- SKINHEAD ROOT -</title><content type='html'>I am bald head wearing jacket...&lt;br /&gt;I am walking with my booth...&lt;br /&gt;I am a skinhead root&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I don't care a people say !&lt;br /&gt;I don't care what they play !&lt;br /&gt;Cause i'm living in my own way !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Reff&lt;br /&gt;I wanna be a skinhead root...&lt;br /&gt;No matter what they said !&lt;br /&gt;I got my own community in my hood...&lt;br /&gt;I got my own way in my root !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We exist in own community...&lt;br /&gt;we live in our proudly...&lt;br /&gt;That make us unity&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We got 'Oi' in our say...&lt;br /&gt;Say it 'Oi' everyday...&lt;br /&gt;Skinhead community root&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Back to Reff)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lirik oleh : Red Ribbon&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/417671072084502718-8671267900014602791?l=redribbonmelodic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/feeds/8671267900014602791/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=417671072084502718&amp;postID=8671267900014602791' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/8671267900014602791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/8671267900014602791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/2010/08/skinhead-root.html' title='- SKINHEAD ROOT -'/><author><name>Red Ribbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18298098843241404683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SfAumYrDypI/AAAAAAAAAC4/ZCUpavDa_C8/S220/Untitled-1+copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-417671072084502718.post-6962927361608165636</id><published>2010-08-06T16:00:00.000+07:00</published><updated>2010-08-06T16:11:04.224+07:00</updated><title type='text'>[...Cerita - Harapan...]</title><content type='html'>Di Buai dengan semua mimpi-mimpi....&lt;br /&gt;Yang tak 'kan pernah menjadi suatu arti&lt;br /&gt;Di buai dengan semua janji-janji....&lt;br /&gt;Yang tak 'kan pernah ditepati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Reff : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita....Harapan....&lt;br /&gt;Di ucapkan hanyalah kiasan !&lt;br /&gt;Cerita....Harapan....&lt;br /&gt;Dijadikan sebagai bualan !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktunya kini telah berganti....&lt;br /&gt;Janji-janji harus jadi suatu aksi !&lt;br /&gt;Sebuah bukti 'tuk merubah suatu arti....&lt;br /&gt;Untuk menggapai semua mimpi !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(back to Reff)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita....Harapan....&lt;br /&gt;Bukan hanya sebuah kiasan !&lt;br /&gt;Cerita....Harapan....&lt;br /&gt;Bukan hanya sebagai bualan !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lirik oleh : Red Ribbon&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/417671072084502718-6962927361608165636?l=redribbonmelodic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/feeds/6962927361608165636/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=417671072084502718&amp;postID=6962927361608165636' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/6962927361608165636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/6962927361608165636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/2010/08/cerita-harapan.html' title='[...Cerita - Harapan...]'/><author><name>Red Ribbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18298098843241404683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SfAumYrDypI/AAAAAAAAAC4/ZCUpavDa_C8/S220/Untitled-1+copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-417671072084502718.post-8558900666101960798</id><published>2009-10-12T16:34:00.000+07:00</published><updated>2009-10-12T16:43:53.747+07:00</updated><title type='text'>[...Bangkitlah Kartini Baru...]</title><content type='html'>Ketika ibu Pertiwi di jajah dan di jarah, &lt;br /&gt;Perempuan di anggap sebagai kaum yang lemah...&lt;br /&gt;Bangkitlah R.A Kartini untuk untuk mengubah dan memperjangkan sebuah cita-cita yang mulia....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini era pun telah berganti, lahirlah sebuah istilah emansipasi....&lt;br /&gt;Untuk merubah sebuah citra diri dalam membangun pembangunan perempuan di masa kini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetap saja, diperdaya....&lt;br /&gt;Tetap saja, diperkosa....&lt;br /&gt;Tetap saja, teraniaya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak-hak perempuan belum semua terpenuhi !&lt;br /&gt;Hak-hak perempuan tetap saja di batasi sampai saat ini !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangkitlah Kartini baru dalam mengubah bangsa, &lt;br /&gt;Melanjutkan perjuangan kaumnya untuk merdeka...&lt;br /&gt;Selama budaya dan persepsi masih menghakimi, &lt;br /&gt;Perjuangan Kartini tak kan pernah mati dan tak kan terhenti !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/417671072084502718-8558900666101960798?l=redribbonmelodic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/feeds/8558900666101960798/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=417671072084502718&amp;postID=8558900666101960798' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/8558900666101960798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/8558900666101960798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/2009/10/bangkitlah-kartini-baru.html' title='[...Bangkitlah Kartini Baru...]'/><author><name>Red Ribbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18298098843241404683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SfAumYrDypI/AAAAAAAAAC4/ZCUpavDa_C8/S220/Untitled-1+copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-417671072084502718.post-966381859790692414</id><published>2009-07-14T12:57:00.000+07:00</published><updated>2009-07-14T13:03:12.977+07:00</updated><title type='text'>- EVENT -</title><content type='html'>Please permite me to share some event here.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WEEKLY BIZZINC EVENT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;COME AND JOIN RED RIBBON and OTHERS KICK THE BIZZINC GIG'S....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ITS FREE !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Day : Thursday, 16 July 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Time : 09 PM untill DONE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Place : BIZZINC STUDIO - Citra Gran Blok R No 11, Jl Raya Alternatif Cibubur. Bekasi - Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LET's POGO....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GO ROCK and LET's ROLL...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BE THERE OR BEHIND !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/417671072084502718-966381859790692414?l=redribbonmelodic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/feeds/966381859790692414/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=417671072084502718&amp;postID=966381859790692414' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/966381859790692414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/966381859790692414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/2009/07/event.html' title='- EVENT -'/><author><name>Red Ribbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18298098843241404683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SfAumYrDypI/AAAAAAAAAC4/ZCUpavDa_C8/S220/Untitled-1+copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-417671072084502718.post-2060081895548546437</id><published>2009-04-08T14:40:00.001+07:00</published><updated>2009-05-21T14:15:35.984+07:00</updated><title type='text'>~ RED RIBBON slideshow ~</title><content type='html'>&lt;embed allowScriptAccess="never" src="http://lads.myspace.com/slides/photoslider.swf?u=362125629" type="application/x-shockwave-flash" width="445" height="230" FlashVars="culture=en-US" wmode="transparent"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/417671072084502718-2060081895548546437?l=redribbonmelodic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/feeds/2060081895548546437/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=417671072084502718&amp;postID=2060081895548546437' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/2060081895548546437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/2060081895548546437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/2009/04/red-ribbon-slideshow.html' title='~ RED RIBBON slideshow ~'/><author><name>Red Ribbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18298098843241404683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SfAumYrDypI/AAAAAAAAAC4/ZCUpavDa_C8/S220/Untitled-1+copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-417671072084502718.post-1091412481804630575</id><published>2009-04-08T14:25:00.000+07:00</published><updated>2009-04-30T13:52:06.391+07:00</updated><title type='text'>Sahabat…..Mati Satu Tumbuh Seribu !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/Sdxp5QteJnI/AAAAAAAAACw/NLWpFsv45pA/s1600-h/BanD+Name%27s.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 92px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/Sdxp5QteJnI/AAAAAAAAACw/NLWpFsv45pA/s320/BanD+Name%27s.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322245292104230514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu kita berjalan ber-iringan…untuk menggapai tujuan !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu kita slalu bergandengan tangan…saling memberi dukungan !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu kita slalu tertawa bersama…dalam suka dan duka !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu kita slalu berbagi cerita…dalam menggapai asa !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Reff : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat kini kau telah pergi…tinggalkan semua kenangan !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat kini kau telah pergi…titipkan impian dan harapan !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua pesan – kesan yang engkau titipkan…tak akan kami lupakan !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjuangan akan tetap dilanjutkan…..kawan !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sebuah perubahan !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau tinggalkan semua kisah masa lalu….lepaskan rantai belenggu !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harum namamu atas semua jasamu….Mati satu tumbuh Seribu !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;By : Red Ribbon&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;NB : (Lagu terbaru ini adalah bentuk apresiasi yang kami didedikasikan untuk para sahabat yang telah pergi….dikarenakan korban peredaran gelap Narkotika dan Psikotropika ataupun status HIV-nya)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/417671072084502718-1091412481804630575?l=redribbonmelodic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/feeds/1091412481804630575/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=417671072084502718&amp;postID=1091412481804630575' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/1091412481804630575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/1091412481804630575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/2009/04/sahabatmati-satu-tumbuh-seribu.html' title='Sahabat…..Mati Satu Tumbuh Seribu !'/><author><name>Red Ribbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18298098843241404683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SfAumYrDypI/AAAAAAAAAC4/ZCUpavDa_C8/S220/Untitled-1+copy.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/Sdxp5QteJnI/AAAAAAAAACw/NLWpFsv45pA/s72-c/BanD+Name%27s.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-417671072084502718.post-3651809429217849609</id><published>2009-03-30T13:00:00.000+07:00</published><updated>2010-08-12T10:36:47.635+07:00</updated><title type='text'>~ INISIASI dan INSPIRASI ~</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SdBmseOrzKI/AAAAAAAAACY/50eOcNtb1mE/s1600-h/Gigs%40Galeri+Nasional+21+Maret+2009_1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SdBmseOrzKI/AAAAAAAAACY/50eOcNtb1mE/s200/Gigs%40Galeri+Nasional+21+Maret+2009_1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318864074139487394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Share sedikit tentang awalnya RED RIBBON terbentuk :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2005, terinisiasi karena ada undangan acara yg dilemparkan kepada Yayasan Stigma pada waktu itu untuk acara BNN SOCCER CUP tahun 2005 di Sekolah Atlet Ragunan (dilapangan lari dan bolanya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu itu masih bernamakan STIGMA BAND,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Formasi awalnya :&lt;br /&gt;~ Onyonk, Guitar-Vocal&lt;br /&gt;~ Yatna, Gutar&lt;br /&gt;~ Herru Pribadi, Bass&lt;br /&gt;~ Dian, Drum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2006 formasi 2 kali berubah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ Onyonk, Guitar-Voc&lt;br /&gt;~ Ryan, Guitar&lt;br /&gt;~ Yatna, Bass&lt;br /&gt;~ Andre Prasetya, Drum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sempat ingin berganti nama FLAME of HOPE dan THE AWAKENING&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Formasi sempat bertahan bertiga pada beberapa pementasan di daerah Kampung Bali - Jakarta Pusat pada tahun 2006 sampai 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ Onyonk, Guitar - Voc&lt;br /&gt;~ Yatna, Bass&lt;br /&gt;~ Ryan, Drum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya masuklah seorang Ridho Aulia tahun 2007/2008 awal sampai pada formasi sekarang ini di RED RIBBON......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu-lagu yang RED RIBBON ciptakan terinspirasi dari teman-teman komunitas seperti Yayasan Stigma yg telah 4 tahun melakukan kegiatan intervensi kepada pengguna NAPZA suntik yg masih memakai, ODHIV, keluarganya, pasangannya dan juga komunitas FORKON (Forum Korban Napza) yg memfasilitasi dan memperjuangkan HAK-HAK teman2 pengguna NAPZA. Dan juga beberapa teman dari Red Ribbon juga pengguna NAPZA yang dalam pemulihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa lagu juga menceritakan isu cinta, sosial dan kejadian sehari-hari yang dialami......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Red Ribbon ingin berterima kasih dengan beberapa teman yg memberikan dukungan secara langsung dan tidak langsung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Yayasan Stigma (specially Madame Wulzky Smurf)&lt;br /&gt;- FORKON (Forum Korban NAPZA)&lt;br /&gt;- banirisset(Budi Rissetya)&lt;br /&gt;- Mas Hendro (for the mixing)&lt;br /&gt;- Talenta Studio - Gg. subur-Saharjo&lt;br /&gt;- Pratama Studio - Karet&lt;br /&gt;- Alma Studio (Kemanggisan)&lt;br /&gt;- Bizzinc Studio - Citra Grand, Cibubur&lt;br /&gt;- Rendy'BLACK'~Antiseptic~&lt;br /&gt;- Audios Studio (Minangkabau Dalam)&lt;br /&gt;- AuLia Malika ex_bass SAOS TIRAM (utk dokumentasinya, bertemu setelah 9th)&lt;br /&gt;- FEMME&lt;br /&gt;- Herru Pribadi ex-Bass Stigma band&lt;br /&gt;- Jacky and ROCKIN RUBY (dulu The BeLieVers)&lt;br /&gt;- Irfan Hardiansyah&lt;br /&gt;- Andrei"OPHET" Prasetya&lt;br /&gt;- Herry~IKAFE~&lt;br /&gt;- Ukz 'SeniBoy'&lt;br /&gt;- Mayzka Virgarosemaya&lt;br /&gt;- Anto unbrushed (untuk lecehan-lecehan mu tapi tetap membuat kita BANGKIT!!!)&lt;br /&gt;- Respito band&lt;br /&gt;- Daff - Respito for mixing our new song&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan maaf orang-orang dan teman-teman yg tidak tersebut atau belum tersebut namanya disini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari andalah kami TERINISIASI dan TERINSPIRASI,,, sampai sekarang ada EXISTENSI kami....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TERIMA KASIH dan SALAM PERJUANGAN !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GENGGAM ERAT kepalan PERSAHABATAN !!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/417671072084502718-3651809429217849609?l=redribbonmelodic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/feeds/3651809429217849609/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=417671072084502718&amp;postID=3651809429217849609' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/3651809429217849609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/3651809429217849609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/2009/03/inisiasi-dan-inspirasi.html' title='~ INISIASI dan INSPIRASI ~'/><author><name>Red Ribbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18298098843241404683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SfAumYrDypI/AAAAAAAAAC4/ZCUpavDa_C8/S220/Untitled-1+copy.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SdBmseOrzKI/AAAAAAAAACY/50eOcNtb1mE/s72-c/Gigs%40Galeri+Nasional+21+Maret+2009_1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-417671072084502718.post-1250279915422404985</id><published>2008-08-14T13:54:00.001+07:00</published><updated>2008-08-14T14:03:31.629+07:00</updated><title type='text'>RED RIBBON comic</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SKPX7k-a3yI/AAAAAAAAABc/a6xU9_wyd4k/s1600-h/8.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SKPX7k-a3yI/AAAAAAAAABc/a6xU9_wyd4k/s320/8.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5234264610472386338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;- THIS IS US !!!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;- THIS IS OUR COMIC CREATION !!!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sorry if not PERFECT COMIC PICTURE coz only GOD the PERFECTION....we just try the best we CAN !!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/417671072084502718-1250279915422404985?l=redribbonmelodic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/feeds/1250279915422404985/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=417671072084502718&amp;postID=1250279915422404985' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/1250279915422404985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/1250279915422404985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/2008/08/red-ribbon-comic.html' title='RED RIBBON comic'/><author><name>Red Ribbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18298098843241404683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SfAumYrDypI/AAAAAAAAAC4/ZCUpavDa_C8/S220/Untitled-1+copy.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SKPX7k-a3yI/AAAAAAAAABc/a6xU9_wyd4k/s72-c/8.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-417671072084502718.post-2990490995291227722</id><published>2008-07-22T12:29:00.000+07:00</published><updated>2008-12-11T08:17:48.988+07:00</updated><title type='text'>Skinhead</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SIVyq8Q2e5I/AAAAAAAAABU/t_HXnU2yC48/s1600-h/Skinhead_and_scooter.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SIVyq8Q2e5I/AAAAAAAAABU/t_HXnU2yC48/s320/Skinhead_and_scooter.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225709024690207634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skinhead adalah suatu sub-budaya yang lahir di London, Inggris pada akhir tahun 1960-an. Sekarang Skinhead sudah menyebar ke seluruh belahan bumi. Nama Skinhead merujuk kepada para pengikut budaya ini yang rambutnya dipangkas botak. Sebelum bermulanya era Skinhead, ada golongan remaja yang dipanggil Mods yang menjadi pemula kepada skinheads.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun Skinhead banyak diasosiasikan dengan kelompok orang-orang yang rasis dan Neo-Nazi, namun Skinhead yang sebenarnya tidaklah Neo-Nazi, karena pada awalnya Skinhead adalah kaum tertindas dari kelas pekerja (utamanya buruh pelabuhan) di London, Inggris. Skinhead juga bisa merujuk kepada kepada kelompok orang (biasanya remaja) yang merupakan fans musik Oi!/streetpunk dan juga punk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;== Sejarah ==&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skinhead merupakan subkultur yang bermula di Inggris pada era ‘60-an, ketika Mods sedang mengharubiru kaum muda Inggris. Mods yang pada awalnya didominasi kaum muda yang berasal dari kalangan menengah ke atas kemudian mewabah dan menyentuh setiap kalangan. Tidak terkecuali kalangan pekerja alias working class. Para pemuda dari kalangan tersebut meskipun harus bekerja keras tiap hari, sebagian malah sebagai buruh kasar atau buruh pelabuhan, namun tetap memiliki cita rasa tinggi dalam memilih life style tertentu. Mereka berusaha mengadaptasi life style yang berkembang dengan pola hidup, selera serta kemampuan dompet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka pada sekitar tahun 1965, dalam dunia Mods dikenal pula istilah Smooth Mods (Peacock Mods) yang terdiri dari kalangan menengah stylish dengan pilihan kostum yang mahal serta Hard Mods (lemonheads, gang mods) yang terdiri dari kaum pekerja dan merupakan cikal bakal dari Skinheads.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hard mods kemudian baru dikenal sebagai kaum Skinheads sekitar tahun 1968. Generasi pelopor Skinheads tersebut biasanya disebut Trads (Traditional Skinheads) atau Trojan Skinheads, sesuai dengan nama label Trojan Records.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pakaian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kaum Trads ini mudah dikenali dari setelan seperti shirt button-up Ben Sherman, polo Fred Perry, Bretel/suspender, celana jeans semi ketat, monkey boots, jaket jeans, jaket Harrington, V neck Sweater dls. Serta yang terpenting adalah potongan rambut yang pendek, berbeda dengan gaya rambut mods pada umumnya. Pilihan akan jenis rambut yang pendek ini lebih disebabkan alasan kepraktisan. Terutama karena sebagian besar lapangan pekerjaan yang tersedia tidak membolehkan pekerja berambut gondrong apalagi bergaya acak tidak beraturan. Selain itu, potongan rambut pendek dianggap sebagai keuntungan sewaktu harus menghadapi kehidupan jalanan yang keras ketika itu. Ada pula yang berpendapat bahwa pilihan berambut pendek merupakan counter terhadap life style kaum hippie yang dianggap mewah dan juga sedang berkembang pada masa tersebut. Lebih jauh lagi, suatu kisah menceritakan bahwa pilihan tersebut berasal dari kaum pekerja pelabuhan, seperti di kota Liverpool, yang memotong pendek rambut mereka untuk menghindari kutu yang banyak terdapat di sekitar pelabuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Musik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Skinhead sendiri pada dasarnya adalah suatu subkultur bukannya sebuah genre atau aliran musik, pilihan musiknya pun bisa beragam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama tentunya adalah roots mereka yang berasal dari Mods, para Trads pun pada awalnya sangat terpengaruh musik R&amp;B ala British seperti dari The Who, The Kinks dls. Namun, mereka juga terinspirasi oleh style ala Jamaican Rude Boy yang juga populer di Inggris pada zaman itu. Rude Boy atau rudy merupakan sebutan untuk para imigran Jamaika yang berkulit hitam pencinta dansa dan musik asal mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya, para Trads pun sangat menggemari musik ska, reggae, rocksteady, bahkan sampai musik soul dls. Maka terkadang, seorang Skinhead pun ikut menikmati alunan dari seorang penyanyi soul seperti Aretha Franklin misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari roots tersebut dapat ditelusuri bahwa pada dasarnya Skinhead sama sekali tidak identik dengan rasis. Sebagaimana pendapat awam pada umumnya. Karena mereka pun menikmati kultur dari masyarakat kulit hitam. Bahkan, banyak juga Skinhead yang berkulit hitam dan berwarna kulit lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mendapat cap rasis pertama kali ketika beberapa Skinhead terlibat clash beberapa kali dengan imigran Pakistan dan imigran dari Asia Selatan (mereka menyebutnya Paki-Bashing) di Inggris pada era ’60-an. Tindak kekerasan yang biar bagaimanapun tidak bisa dibenarkan tersebut dipicu oleh masalah pekerjaan. Di mana para Skinhead yang merupakan kaum pekerja tersebut merasa lahan pekerjaan mereka semakin sempit terdesak oleh kedatangan imigran yang bersedia dibayar lebih rendah. Label rasis kemudian semakin melekat, salah satunya setelah beberapa Skinhead tergabung dan dihubungkan dalam organisasi white power, National Front yang terbentuk di awal ’70-an. Militansi dan karakter Skinhead yang keras khas kaum pekerja sempat membuat mereka dijadikan alat maupun berbagai kepentingan politik. Termasuk dihubungkan dengan paham Neo Nazi. Meskipun sejarah maupun kenyataan yang ada bisa menunjukkan fakta yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama dengan nasib Mods leluhurnya, pamor Skinhead sempat meredup di era ’70-an, setelah sebelumnya mencapai puncak popularitas mereka pada tahun 1969.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka kemudian bangkit kembali, bersamaan dengan kelahiran musik punk pada sekitar tahun 1977&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/417671072084502718-2990490995291227722?l=redribbonmelodic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/feeds/2990490995291227722/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=417671072084502718&amp;postID=2990490995291227722' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/2990490995291227722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/2990490995291227722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/2008/07/skinhead.html' title='Skinhead'/><author><name>Red Ribbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18298098843241404683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SfAumYrDypI/AAAAAAAAAC4/ZCUpavDa_C8/S220/Untitled-1+copy.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SIVyq8Q2e5I/AAAAAAAAABU/t_HXnU2yC48/s72-c/Skinhead_and_scooter.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-417671072084502718.post-2104471112296716027</id><published>2008-01-17T09:29:00.000+07:00</published><updated>2008-12-11T08:17:49.212+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/R5APxe9w1hI/AAAAAAAAABE/tQ-Ls6t_XgE/s1600-h/red_ribbon3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/R5APxe9w1hI/AAAAAAAAABE/tQ-Ls6t_XgE/s320/red_ribbon3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5156638916139341330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;To empowerment the minority people with music appreciation&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;TITTLE'S it's not IMPORTANT,, we LEARN from our EXPERIENCES !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RED RIBBON said many  thanks to all who supporting and helping us ,,, sorry if WE CAN'T say one by one to all of you GUYS !!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The important is WE ARE NOTHING WITHOUT YOU FELLOWS !!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By the way THANKS FOR EVERYTHINGS......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt; - ACTION, CHANGING and MOVEMENT from NOW !!! -&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;EQUAL FOR ALL.....&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Warm Regards,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt; RED RIBBON&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/417671072084502718-2104471112296716027?l=redribbonmelodic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/feeds/2104471112296716027/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=417671072084502718&amp;postID=2104471112296716027' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/2104471112296716027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/2104471112296716027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/2008/01/memberdayakan-kaum-minoritas-lewat.html' title=''/><author><name>Red Ribbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18298098843241404683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SfAumYrDypI/AAAAAAAAAC4/ZCUpavDa_C8/S220/Untitled-1+copy.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/R5APxe9w1hI/AAAAAAAAABE/tQ-Ls6t_XgE/s72-c/red_ribbon3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-417671072084502718.post-7233038664721701784</id><published>2008-01-16T17:31:00.000+07:00</published><updated>2008-12-11T08:17:49.321+07:00</updated><title type='text'># ABOUT US #</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/R5AN0-9w1gI/AAAAAAAAAA8/lGILrT5ud5s/s1600-h/Red_ribbon1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/R5AN0-9w1gI/AAAAAAAAAA8/lGILrT5ud5s/s320/Red_ribbon1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5156636777245627906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"We are, started from 4 people that have  recovering addict background, joined and met at Non Government Organitation for HIV&amp;amp;AIDS, Addiction ISUE&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; "With our music opus, we carry on daily activity and social issues so that we can change perception that our/an ADDICT BACKGROUND can AWAKE from OUR PAST and APPRECIATION one of OPUS. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VISION :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;" To rise community  and social, HUMANITY issues  with music freedom appreciation/expression".&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/417671072084502718-7233038664721701784?l=redribbonmelodic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/feeds/7233038664721701784/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=417671072084502718&amp;postID=7233038664721701784' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/7233038664721701784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/417671072084502718/posts/default/7233038664721701784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://redribbonmelodic.blogspot.com/2008/01/about-us.html' title='# ABOUT US #'/><author><name>Red Ribbon</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18298098843241404683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/SfAumYrDypI/AAAAAAAAAC4/ZCUpavDa_C8/S220/Untitled-1+copy.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_zShfM8O3xz8/R5AN0-9w1gI/AAAAAAAAAA8/lGILrT5ud5s/s72-c/Red_ribbon1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
